Loading . . .

Mengenal Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan

SDGs 12: konsumsi dan produksi berkelanjutan (Source: ISGlobal)

Jika Generasi Hijau rutin mengunjungi blog ini, pasti sering menjumpai istilah ‘konsumsi dan produksi berkelanjutan’ atau ‘sustainable consumption and production (SCP)’. Sebenarnya, apa itu konsumsi dan produksi berkelanjutan, dan mengapa akan selalu berkaitan dengan gaya hidup ramah lingkungan?

Apa itu konsumsi dan produksi berkelanjutan?

Menurut definisi dari Simposium Oslo tahun 1994, konsumsi dan produksi berkelanjutan merujuk pada penggunaan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan dasar dan membawa kualitas hidup lebih baik sembari meminimalisasi penggunaan sumber daya alam, material beracun, emisi gas dan polutan dalam siklus hidup produk dan jasa tersebut. Dengan begitu, kita tidak membahayakan kebutuhan generasi mendatang.

Singkatnya, pola konsumsi dan produksi berkelanjutan ialah aksi melakukan lebih banyak hal berdampak baik untuk lingkungan dengan sumber daya minimal. Selain itu, pola ini juga menjadi acuan untuk memisahkan pertumbuhan ekonomi dengan degradasi lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan.

Pola konsumsi dan produksi berkelanjutan merupakan perubahan sistemik. Untuk mewujudkannya, diperlukan pendekatan holistik. Terdapat tiga sasaran untuk mewujudkannya:

1. Memisahkan degradasi lingkungan dari pertumbuhan ekonomi

Pola ini ditujukan untuk melakukan banyak hal lebih produktif dengan meminimalkan sumber daya, meningkatkan keuntungan bersih dari aktivitas ekonomi dengan mengurangi emisi dan polusi bersamaan dengan meningkatkan kualitas hidup.

2. Menerapkan pola pikir melingkar

Seperti tujuannya, pola ini menekankan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan mencapai efisiensi dalam tahap konsumsi dan produksinya. Di dalamnya termasuk ekstraksi sumber daya, produksi tahap menengah, distribusi, penjualan, penggunaan, pembuangan limbah dan guna ulang produk serta servisnya.

3. Mengambil peluang untuk negara berkembang

Pola konsumsi dan produksi berkelanjutan berkontribusi untuk mengentaskan kemiskinan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – Sustainable Development Goals (SDGs). Di Indonesia, konsumsi dan produksi berkelanjutan dapat menciptakan lapangan pekerjaan ramah lingkungan (green jobs) serta pengelolaan sumber daya yang efisien dan mempertimbangkan kesejahteraan pekerjanya.

Mengapa kita perlu konsumsi dan produksi berkelanjutan?

Saat ini, kita mengkonsumsi dan mengeksploitasi sumber daya hingga melampaui kapasitas bumi. Sumber daya dikeruk terus menerus tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang untuk generasi mendatang. Polusi dan sampah makin menumpuk, kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin makin melebar. Kerugiannya juga dirasakan di sektor kesehatan dan pendidikan serta berdampak buruk pada kesetaraan dan pemberdayaan masyarakat.

Warga Jakarta yang memenuhi Pasar Tanah Abang. (Sumber: Indonesia Economic Forum)

Kesenjangan antara si kaya dan si miskin sangat jauh jaraknya. Masih ada 1,2 miliar orang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Di satu sisi yang kaya ingin lebih, dan yang miskin makin bahkan tidak sanggup memenuhi kebutuhan dasarnya. Selain itu, jangan lupakan bahwa manusia tinggal di bumi ini tidak sendiri. Kita berbagi tempat dengan hewan dan tumbuhan yang punya hak hidup sama seperti manusia.

Tahun 1820, diperkirakan terdapat 1,042 miliar manusia. Satu abad kemudian di tahun 1920, populasi manusia diperkirakan bertambah menjadi 1,86 miliar. 100 tahun kemudian di tahun 2020, umat manusia membludak menjadi tujuh kali lipatnya, yaitu 7,7 miliar. Angka ini mungkin tidak terlihat signifikan hingga kita pertimbangkan fakta bahwa semua orang butuh lahan tempat tinggal, air bersih dan makanan. Bumi yang lahannya makin sempit dan manusia yang makin banyak membuat pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan menjadi hal krusial.

Pola konsumsi dan produksi yang umum diterapkan sekarang masih bermasalah karena kita hanya punya satu planet dengan sumber daya terbatas. Jika kita terus mengeksploitasinya dengan rakus seperti sekarang, suatu saat nanti bumi tidak akan bisa menyediakan kebutuhan kita.

Implementasi di kehidupan sehari-hari

Demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi bersamaan dengan pembangunan berkelanjutan, kita perlu mengurangi jejak karbon kita dengan mengubah pola konsumsi dan produksi kita. Saat ini, sektor pertanian menjadi konsumen air paling banyak, dan irigasi mengambil sekitar 70 persen penggunaan air bersih.

Pola konsumsi dan produksi berkelanjutan mendukung ekonomi melingkar. (Sumber: UNEP)

Pengelolaan sumber daya dan limbah merupakan target penting untuk mencapai tujuan konsumsi dan produksi berkelanjutan. Mendesak bisnis dan industri untuk mendaur ulang sampahnya dapat menjadi langkah yang besar untuk mewujudkan SDGs nomor 12 ini.

Konsumsi dan produksi berkelanjutan ialah awal mula transisi menuju ekonomi hijau yang menghasilkan ekonomi rendah karbon. Untuk mencapainya, konsumsi dan produksi berkelanjutan butuh membangun kerja sama multipihak dan lintas sektor di tiap negara.

Wah, kedengarannya agak tidak mungkin kita lakukan di rumah sendiri ya, Generasi Hijau? Faktanya, pola konsumsi dan produksi berkelanjutan dapat kita terapkan dari skala paling kecil, yaitu di rumah tangga. Kamu juga bisa mengajak keluarga dan teman-teman untuk ikut menerapkannya.

Generasi Hijau dapat menerapkan gaya hidup minim sampah, mengompos, serta dengan memperpanjang usia pakai barang. Dalam penerapannya, kamu bisa memulai dengan berbelanja ke bulk store, memperbaiki barang yang rusak dibanding membeli baru, atau beli barang bekas yang masih bagus.

Sekarang, bayangkan jika semua itu dilakukan banyak orang. Semua dapat berdampak luas jika dilakukan secara kolektif. Seiring berjalannya waktu, produsen mungkin akan memertimbangkan untuk menjual produknya tanpa kemasan. Dengan begitu, semua lapisan masyarakat dapat berkontribusi mewujudkan konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Referensi

Lama, P. (n.d.). Sustainable Consumption and Production : Why is it Important?Print This Article . Retrieved from The Druk Journal: http://drukjournal.bt/sustainable-consumption-and-production-why-is-it-important/

https://jointsdgfund.org/sustainable-development-goals/goal-12-responsible-consumption-production

https://www.oneplanetnetwork.org/about/ what-Sustainable-Consumption-Production

https://sustainabledevelopment.un.org/ topics/sustainableconsumptionandproduction

https://www.unep.org/explore-topics/resource-efficiency/what-we-do/sustainable-consumption-and-production-policies

https://www.un.org/sustainabledevelopment/ sustainable-consumption-production/

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Support Organization

Support Specific Program

Subscribe

* indicates required