Sedekah Bumi Solusi Pendanaan Pemulihan Lingkungan

Foto 1. Ilustrasi Pendanaan Lingkungan (Khongtham / Shutterstock)

Sedekah Bumi menjadi salah satu harapan untuk membantu pembiayaan berbagai rencana solusi penanganan kerusakan lingkungan. Seperti yang kita ketahui, masih ada celah yang cukup besar antara pendanaan dan urgensi pelaksanaan solusi pemulihan lingkungan. Celah ini tentunya harus diatasi bersama agar kita bisa fokus menjalankan dan mempercepat laju solusi. Oleh karena itu, penting untuk kita mencari tahu kontribusi apa yang bisa kita berikan untuk membantu pemulihan bumi dari dukungan pendanaan. 

Pendanaan Jadi Tantangan

Foto 2. Ilustrasi Pemotongan Anggaran (wattstrending.wordpress.com)

Penyelesaian masalah lingkungan butuh beragam penanganan dari berbagai sisi mulai dari penelitian fenomena kerusakan lingkungan, pembentukan kebijakan dan lembaga penanganan, hingga eksekusi upaya konservasi pemulihan kerusakan lingkungan. Dampak dari kerusakan yang kian memburuk dan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan menuntut seluruh pihak terutama pemerintah dan pemimpin dunia untuk membuat strategi pembangunan berkelanjutan yang lebih ambisius, termasuk dari segi pendanaan. Saat ini, kurangnya pendanaan masih menjadi tantangan untuk mengejar aspek keberlanjutan yang tertinggal jauh dari pembangunan. Banyaknya lembaga lingkungan yang mengalami pemotongan anggaran juga makin menjauhkan dunia dari solusi penanganan lingkungan, begitupun di Indonesia. 

Sumber Pendanaan Pemulihan Lingkungan

Foto 3. Peresmian Pembentukan BPDLH (Firman / Biro KLI)

Di Indonesia, pemerintah telah membentuk satu badan layanan umum untuk mengelola pendanaan pemulihan lingkungan hidup yaitu Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Sumber dana pemulihan lingkungan yang ada di Indonesia saat ini berasal dari APBN, dana hibah, swasta, publik, filantropi, dan kerjasama bilateral. Pada tahun 2021, KLHK memperoleh anggaran belanja sekitar 7,4 triliun rupiah. Sayangnya, di tahun 2022, rencana anggaran belanja KLHK dari APBN menurun jadi 7,1 triliun rupiah. Dari anggaran belanja yang ditetapkan, pemulihan kualitas lingkungan hidup masih belum menjadi prioritas utama, pemulihan lingkungan hidup menjadi prioritas nasional ke-6 dengan alokasi anggaran sekitar 2,51 triliun rupiah. 

Sedekah Pengelolaan Sampah

Foto 4. Donasi Pengelolaan Sampah GF (Greeneration Foundation)

Sedekah pengelolaan sampah bisa jadi pilihan kamu untuk memperbanyak amal di bulan Ramadan. Dengan mendonasikan sebagian rezeki yang kamu miliki, kamu bisa terlibat dan berkontribusi untuk menjalankan berbagai aksi pengelolaan sampah yang bertanggung jawab seperti pengadaan fasilitas dan layanan pengumpul dan pengolah sampah, sedekah ke pemulung dan tenaga kerja pengolahan sampah di TPA, penyelenggaraan berbagai program edukasi pengelolaan sampah, hingga pembuatan kebijakan dan strategi pengelolaan sampah di Indonesia. 

 

Selain mendonasikan sebagian uang yang kamu miliki, kamu juga bisa mendonasikan sampah yang kamu miliki ke berbagai lembaga atau layanan pemrosesan sampah. Salah satu sarana sedekah sampah yang bisa kamu manfaatkan adalah sedekah sampah di mesjid yang digagas oleh GRADASI. Masjid yang telah bekerjasama dan menerapkan sedekah sampah adalah Al-Muharram (Yogyakarta), Az-Zikra (Bogor), Baitul Makmur (Cikarang Barat), dan lain-lainnya. Sampah yang telah disedekahkan tentunya akan diproses secara bertanggung jawab sehingga tidak serta merta berakhir di TPA tanpa pemilahan dan daur ulang. 

Adopsi Pohon

Foto 5. Adopsi Pohon Bagian Dari Sedekah Bumi (Taman Nasional Waykambas)

Adopsi pohon jadi pilihan buat kamu yang ingin memulihkan kondisi bumi dengan memperbaiki kelestarian hutan. Adopsi pohon mendukung aksi reforestasi yang ada di Indonesia untuk mengembalikan 270 ribu hektar hutan primer yang telah hilang sejak tahun 2001-2019. Adopsi ini bisa dilakukan dengan menanam pohon baru maupun merawat pohon-pohon besar yang telah ada untuk dipertahankan. Aksi reforestasi ini banyak dilakukan oleh lembaga non-profit yang bergerak di isu perlindungan ekosistem hutan. Untuk bisa mengadopsi pohon, kamu dapat melakukan donasi di kanal-kanal donasi lembaga tersebut maupun terjun langsung ke lapangan untuk menanam langsung pohon yang kamu adopsi. Dengan mengadopsi pohon, kamu sebagai wali pohon berkontribusi untuk mengembalikan ekosistem hutan yang hilang agar meminimalisir dampak krisis iklim lewat penyerapan karbon oleh pohon.

Sedekah Penyelamatan Binatang

Foto 6. Orangutan (Ibrahim Albrdawil / Pexel)

Sedekah bulan Ramadan kamu bukan cuma bisa kamu berikan untuk sesama manusia saja, kamu juga bisa bersedekah dan menebarkan kebermanfaatan kepada binatang-binatang yang terancam punah di Indonesia. Sama halnya dengan pohon, sarana sedekah untuk binatang juga banyak dilakukan oleh lembaga non-profit. Pelestarian satwa endemik indonesia seperti gajah sumatera, harimau sumatera, orang utan, penyu, badak, hingga cendrawasih juga membutuhkan dukungan pendanaan untuk menjaga keanekaragaman hayati. Hasil sedekah yang diberikan untuk pelestarian satwa endemik digunakan untuk membiayai operasional konservasi hingga pemulihan habitat satwa.

Wakaf Bumi

Foto 7. Wakaf (Wakalahmu)

Wakaf adalah harta yang dihibahkan kepada masyarakat umum untuk dimiliki bersama agar kebermanfaatannya dapat dirasakan banyak orang. Harta yang dapat diwakafkan ada banyak jenisnya seperti, properti, tanah, fasilitas umum, uang, pasokan makanan dan air, bahkan bibit tanaman. Waqaf juga memiliki potensi untuk mendukung aksi pelestarian lingkungan yang baik bagi kemashlahatan  umat manusia di masa depan. Salah satu inovasi waqaf yang didedikasikan untuk pelestarian lingkungan adalah Green Waqf yang diinisiasi oleh Waqf Center for Indonesian Development and Studies. Green Waqf mengalirkan dana wakafnya untuk program penghijauan lahan kritis guna memulihkan ekosistem dan meminimalisir degradasi lingkungan.

 

Berbagai pilihan sedekah bumi di atas bisa jadi solusi buat kamu yang ingin menebar kebaikan tak hanya kepada sesama manusia, namun, juga seluruh makhluk hidup ciptaan Tuhan di bumi ini. Sadar bahwa manusia akan selalu hidup berdampingan dengan alam, ayo pulihkan bumi bersama kami untuk tangani krisis sampah di Indonesia lewat penerapan konsumsi dan produksi berkelanjutan! Klik di sini untuk wujudkan ilmu jadi tindakan! #IbadahTanpaNyampah.

Author :

Aviaska Wienda Saraswati

Aviaska Wienda Saraswati

References 

Sebarkan Artikel

Bagikan ke Media Sosial​

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Berlangganan

* Diperlukan