ID
|
Bulk Store, Cara Efisien Mengurangi Kemasan Plastik

Bulk Store, Cara Efisien Mengurangi Kemasan Plastik

The Bulkstore & Co., salah satu bulk store di Jakarta. (Sumber: Kompas.com/Hilel Hodawya)
The Bulkstore & Co., salah satu bulk store di Jakarta. (Sumber: Kompas.com/Hilel Hodawya)

Daftar Isi

Mencoba hidup minim sampah rasanya sulit ketika belanja kebutuhan harian. Belanja di supermarket maupun pasar tradisional, kebanyakan barang sudah dikemas dengan wadah plastik sekali pakai. Dari kebutuhan dapur, kebersihan rumah tangga hingga perawatan tubuh, kita terbiasa dengan pilihan beragam ukuran kemasan. Berapa banyak sampah plastik yang dihasilkan dari kebutuhan harian kita dalam seminggu? Tentunya kita tidak ingin menjadi salah satu penyumbang sampah ke TPA.

Di bulan Februari ini, kita akan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada tanggal 21 Februari nanti. Peringatan ini timbul untuk mengenang peristiwa ledakan dan longsornya TPA Leuwigajah pada tahun 2006, di tanggal yang sama. Dalam rangka mendekati peringatan HPSN, kami mengajak Generasi Hijau untuk mendukung konsumsi dan produksi bertanggung jawab dan turut mengatasi permasalahan sampah dengan cara paling efisien, yaitu mengurangi dari sumbernya.

Untuk mendukung pergeseran gaya hidup Generasi Hijau menuju minim sampah, belanja di bulk store dapat menjadi pilihan tepat. Bulk store menyajikan kebutuhan harian tanpa kemasan, sehingga pelanggan membawa wadah sendiri. Belanja di bulk store bukan berarti kamu membeli kebutuhan dalam kontainer besar seperti di wholesale. Sebaliknya, kamu dapat menakar belanjaan sesuai keperluan.

Panduan Belanja di Bulk Store Bagi Pemula

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah barang apa saja yang akan dibeli. Buat daftar belanja lengkap dengan jumlahnya. Tanpa panduan daftar, mungkin kamu akan kewalahan menentukan ukuran belanjaan dan berakhir membeli banyak barang yang tidak dibutuhkan.

Selain itu, Generasi Hijau juga perlu menyiapkan wadah belanja. Tas kain serut atau produce bag dan toples kaca bekas selai dapat menjadi pilihan. Gunakan apa yang ada di rumah dan jangan lupa dicuci agar dapat dipakai ulang.

Belanja di bulk store menggunakan kantong kain akan lebih mudah ditakar. (Sumber: Unsplash/Gaelle Marcel)
Belanja di bulk store menggunakan kantong kain akan lebih mudah ditakar. (Sumber: Unsplash/Gaelle Marcel)

Generasi Hijau yang terbiasa belanja di supermarket mungkin akan bingung dengan sistem pembayaran di bulk store. Supermarket menjual produknya dengan harga per unit, sementara di sini menakar harga sesuai ukuran yang kita beli. Misal, kita terbiasa membeli gula kemasan ukuran 1 kg dengan harga x. Sementara di bulk store, harga barang dipatok dari satuan berat (gram) untuk benda padat dan volume (liter) untuk benda cair.

Di bulk store tertentu, ada juga yang menjual kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi dan sampo, sabun cuci piring atau deterjen. Untuk sikat bambu, loofah, sabun dan sampo batang, harganya akan dihitung per unit (jumlah).

Dengan sistem pembayaran ini, penjual akan menghitung bobot wadah pelanggan dulu sebelum diisi. Untuk toples kaca yang beratnya 50 gram dan diisi gula 200 gram, Generasi Hijau hanya perlu membayar gulanya tanpa biaya tambahan dari berat toples. Nantinya, penjual akan menghitung berat wadahmu dulu sebelum diisi.

Mengapa Perlu Beralih ke Bulk Store?

Belanja dengan wadah sendiri memangkas kebutuhan kemasan plastik yang tidak dibutuhkan. Saat Generasi Hijau mulai belanja ke bulk store, kamu akan merasakan betapa minim sampah yang kamu hasilkan dalam seminggu. Tanpa kemasan plastik, Generasi Hijau juga membeli barang lebih murah — kamu murni beli barangnya saja, tanpa ada biaya kemasan!

Tampilan interior Toko Nol Sampah, bulk store di Kota Bandung. (Sumber: Beritabaik.id/Djuli Pamungkas)
Tampilan interior Toko Nol Sampah, bulk store di Kota Bandung. (Sumber: Beritabaik.id/Djuli Pamungkas)

Bulk store memungkinkan Generasi Hijau untuk mengukur kebutuhan rumah dan membeli sesuai kebutuhan. Hal ini juga dapat meminimalisasi food waste dari rumah. Belanja di bulk store juga membuatmu bisa mencoba produk lain dalam volume kecil sebelum memutuskan membeli banyak.

Bahan-bahan yang dijual di sini kebanyakan diproduksi dari rumah atau tumbuh dari kebun sendiri. Sayur, buah dan bumbu didapat dari petani lokal. Kebutuhan rumah tangga dan badan juga dibuat dari bahan ramah lingkungan, tanpa bahan kimia berbahaya dan tentunya cruelty-free. Dengan belanja di sini, Generasi Hijau tidak hanya dapat meminimalisasi sampah, namun juga mendukung petani dan pengusaha lokal.

Bahan yang didistribusi lokal juga mereduksi emisi karbon yang ditimbulkan dari proses distribusi retail. Minim kemasan, minim sampah, minim emisi.

Referensi
Ingin Terus Mendapatkan Informasi Terbaru Kami? Berlangganan Sekarang

Dengan berlangganan kamu telah menyetujui Kebijakan Privasi yang berlaku.

img 9429 cleanup

Mau up-date tentang kondisi lingkungan terkini?
Berlangganan sekarang!

Masukkan e-mailmu dan kami akan kirimkan berbagai informasi lingkungan menarik dan berbobot hanya untuk kamu, Generasi Hijau!

Dengan berlangganan kamu telah menyetujui Kebijakan Privasi yang berlaku.