ID
|
Pertanian Modern Buah Revolusi Hijau

Pertanian Modern Buah Revolusi Hijau

Pertanian Modern (Prasetia Fauzani / ANTARA FOTO)
Pertanian Modern (Prasetia Fauzani / ANTARA FOTO)

Daftar Isi

Pertanian modern dikenal kontroversial karena menyebabkan kerusakan lingkungan. Akan tetapi, perkembangan pengetahuan dan teknologi mulai menemukan skema baik untuk membenahi pertanian modern. 

Generasi Hijau, saat ini kebanyakan petani Indonesia menerapkan sistem pertanian modern. Mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, sektor pertanian tak luput dari modernisasi. Modernisasi memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengoptimalkan hasil panen. Ini dia seluk-beluk pertanian modern dan kontroversinya.

Cikal-bakal Pertanian Modern

Revolusi Hijau Masa Orde Baru (Dosen Pendidikan)
Revolusi Hijau Masa Orde Baru (Dosen Pendidikan)

Lahirnya pertanian modern di Indonesia diawali dengan munculnya gagasan revolusi hijau pada masa Orde Baru. Revolusi ini mengemban misi untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung padi dunia. Untuk menjalankan misi besar ini, pada saat itu petani mau tidak mau harus meninggalkan metode pertanian tradisional karena tuntutan hasil produksi yang besar. Mereka mengikuti program Bimas (Bimbingan Massal) dan Panca Usaha Tani.

Peralihan metode ini ternyata mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sangat signifikan. Penggunaan bibit unggul hasil rekayasa genetika, pestisida, dan teknologi pertanian mampu membuat Indonesia swasembada beras. Petani dan pemerintah meraup untung besar. 

Sayangnya, buah manis dari pertanian modern hanya dirasakan selama 5 tahun saja. Setelah itu, kesuksesan dibalikkan dengan melemahnya sektor pertanian. Hasil pertanian menurun, petani terhimpit kemiskinan, dan kerusakan lingkungan terjadi.

Kontroversi Pertanian Modern

Gagal Panen Jagung Akibat Ledakan Hama (Akbar Tado / ANTARA FOTO)
Gagal Panen Jagung Akibat Ledakan Hama (Akbar Tado / ANTARA FOTO)

Pertanian modern memang menawarkan produktivitas yang menggiurkan. Akan tetapi metode ini mengundang kontroversi atas dampak lingkungan dan kesejahteraan petani. Untuk lingkungan, metode ini dapat menyebabkan erosi, pencemaran air dan tanah, ledakan hama, dan hilangnya varietas asli tumbuhan. Permasalahan tersebut muncul karena ketergantungan penggunaan pestisida dan bibit unggul hasil rekayasa genetika. 

Ketergantungan tersebut memaksa petani untuk membeli bibit dan pupuk dari pihak ketiga yang harganya jauh lebih mahal. Padahal, jika menggunakan metode traditional petani mampu menyediakan benih dan pupuk alami secara mandiri. Akibatnya, biaya produksi membengkak dan keuntungan yang diperoleh semakin sedikit.

Manfaat Modernisasi Pertanian

Petani Sedang Memanen Padi (Kaltim Today)
Petani Sedang Memanen Padi (Kaltim Today)

Meskipun modernitas pertanian menuai kontroversi karena dampak lingkungan yang diakibatkan, tidak dipungkiri kalau metode ini juga memiliki dampak baik. Manfaat utama pertanian modern adalah menghasilkan produksi yang banyak dengan waktu dan tenaga yang lebih efisien. Produksi meningkat karena penggunaan bibit unggul yang memungkinkan tanaman bisa ditanam 3 kali dalam setahun. Kualitas dari produk pertanian juga lebih baik karena berasal dari bibit unggul. 

Inovasi berbagai teknologi pertanian juga memudahkan pekerjaan petani mulai dari proses menanam hingga panen. Teknologi pertanian sangat membantu proses produksi untuk lahan pertanian skala besar. Biaya untuk membayar sumber daya manusia (SDM) bisa dihemat karena perannya bisa digantikan oleh alat. 

Perkembangan Penerapan Sistem Pertanian Modern di Indonesia

Pertanian Terintegrasi (Kampustani.com)
Pertanian Terintegrasi (Kampustani.com)

 Metode pertanian modern adalah pengembangan inovasi dan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian. Metode ini muncul untuk merespon kebutuhan ketahanan pangan global yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. 

Indonesia saat ini juga menerapkan pertanian modern. Sebagian besar petani masih menggunakan metode yang sama pada saat masa revolusi hijau. Akan tetapi, pengetahuan dan teknologi pertanian yang terus berkembang menghadirkan berbagai solusi pertanian modern yang lebih ramah lingkungan seperti pertanian organik dan terintegrasi. 

Pertanian organik adalah metode menggunakan bahan-bahan alami dalam budidaya tumbuhan. Pertanian organik sangat mempertimbangkan dampak kesehatan lingkungan, siklus alami alam, dan biodiversitas. Metode ini sama sekali tidak menggunakan bahan kimia yang dapat merusak lingkungan seperti pertanian modern pada umumnya.

Pertanian terintegrasi memicu hubungan simbiosis mutualisme antar sektor pertanian, peternakan, dan pengolahan limbah. Metode ini dinilai lebih berkelanjutan karena dapat menghasilkan produk yang bervariasi dan minim limbah. Simbiosis ini dapat terlihat dari pemanfaatan limbah pertanian jadi pakan ternak. Dari sektor peternakan menghasilkan limbah kotoran ternak untuk dimanfaatkan jadi pupuk tanaman, biogas, dan produk makanan seperti daging, telur, dan susu. 

Melihat kontroversi dari pertanian modern yang sudah dijelaskan di atas, kita bisa memahami bahwa modernisasi tidak selalu berdampak baik. Akan tetapi, modernitas tetap memberi ruang untuk manusia membenahi sistem pertanian yang tidak berkelanjutan. Inovasi sistem yang lebih ramah lingkungan tentu jadi harapan bagi masyarakat dan petani untuk menjalankan aktivitas konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Agar nantinya, tidak ada lagi stigma bahwa pertanian merusak lingkungan dan memperburuk perubahan iklim.

Referensi

Anwar, S. (2020, September 21). Modern Agriculture and its impact on the environment. Jagran Josh. Retrieved November 2, 2022.

Pertanian Organik – Pengertian, Sejarah Perkembangan & Keuntungan. (n.d.). RimbaKita.com. Retrieved November 2, 2022.

Sistem Pertanian Terpadu – Website Resmi Desa Rogodadi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. (n.d.). Desa Rogodadi. Retrieved November 2, 2022.

 

Ingin Terus Mendapatkan Informasi Terbaru Kami? Berlangganan Sekarang

Dengan berlangganan kamu telah menyetujui Kebijakan Privasi yang berlaku.

img 9429 cleanup

Mau up-date tentang kondisi lingkungan terkini?
Berlangganan sekarang!

Masukkan e-mailmu dan kami akan kirimkan berbagai informasi lingkungan menarik dan berbobot hanya untuk kamu, Generasi Hijau!

Dengan berlangganan kamu telah menyetujui Kebijakan Privasi yang berlaku.